Puisi-Puisi Sastrawan Muda

Sunday, October 28, 20122comments

Subang, Astramedia.com---Ahad (28/10/2012) Bakat-bakat terpendam santri-santri SMPIT Assyifa Boarding School sudah mulai menggeliat bermunculan. Munculnya bakat-bakat hebat anak-anak kita tidak lepas dari dorongan dan fasilitas kesempatan yang diberikan sekolah maupun asrama. Dari mulai bakat adzan, orasi, khutbah, puisi, fotografi dll. Keberkahan Allah bersama anak-anak kita dan bersama kemajuan Assyifa Boarding School di masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini kita hadirkan karya-karya hebat Ananda Raihan Muhammad Ihsan, selamat menikmati.



Hiroshima

Pagi itu, langit begitu cerah
Tuan B si burung besi hanya lewat dua kali
Tapi siapa sangka
Ketika tuan B datang untuk yang ketiga kalinya....

Saat bola metal dijatuhkan
Mereka bertanya “apa itu ?”
Entah apa

Seketika, kilat putih tanpa suara
Menarik ruh dari seratus ribu jasad
Menggelapkan setiap bola mata yang melihatnya
Seketika, awan tebal membumbung tinggi
Menebarkan hawa panas ke segala penjuru
Menciptakan lautan api di Hiroshima

Hiroshima bertahanlah
Hiroshima bersabarlah
Hiroshima berdo’alah !




Subang, 23 Nopember 2011, pukul 14 : 47
Turut bersimpati atas kejadian 66 tahun 3 bulan 24 hari yang lalu






Tekadku

Aku bukanlah Isaac Newton dengan apel-nya
Aku juga bukanlah Alexander dengan kuda-nya
Aku hanyalah pelajar dengan buku tua-nya

Aku tidak jenius seperti Albert Einstein
Aku juga tidak kuat seperti Julius Caesar
Aku hanyalah seorang pelajar yang ringkih seperti seorang kakek

Aku tidak sekolah di Harvard maupun Oxford
Aku juga tidak sekolah di Boston ataupun Cambridge
Aku hanya sekolah di sekolah biasa

Tapi,
Walau aku tak sekuat tembok baja, akan kucoba untuk menaklukinya
Walau aku tak membara bagai api, akan kucoba untuk menghidupkannya
Akan ku tembus badai yang datang
Akan ku hadang ombak yang menerjang

Biarlah mereka berkata aku bodoh dan idiot
Edison juga begitu
Biarlah mereka bilang aku pengecut serta penakut
Napoleon juga begitu

Lihat aku dunia !
Aku bisa melebihi mereka !
Ini janjiku, Ini tekadku !





Subang, 23 Nopember 2011, pukul 14 : 21
Ditulis ketika mereka menghinaku
Tapi Biarlah........Ini tekadku






Izinkan Kubertanya

Izinkan aku bertanya pada kedua bola matamu
Yang kini selalu menggenang
Lesu, sayu, dan tak tampak syahdu seperti dahulu
Wahai Sahabatku...

Izinkan aku bertanya pada relung hatimu
Yang kini seperti membatu
Beku, kaku, dan tak tampak mampu seperti dahulu
Wahai Saudaraku...

Ingatlah burung kecil, sobatku
Yang selalu ceria dan riang gembira
 seperti engkau saat dahulu
Yang selalu memainkan tangan-tangan kecilmu untukku

Ingatlah ikan-ikan kecil, sobatku
Yang selalu berenang kesana-kemari
Seperti engkau saat dahulu
Yang selalu menceritakan kisah-kisah kecilmu yang selalu menggugahku

Kemana engkau yang dulu, wahai temanku ?


Subang, 22 nopember 2011, pukul 21 : 53
Teruntuk sahabatku, yang kini telah berubah


ditunggu selalu komentar dan apresiasinya... yuuk...!!







Share this article :

+ comments + 2 comments

October 28, 2012 at 4:08 PM

keren banget puisinya, Raihan punya bakat sebagai pujangga masa depan

October 31, 2012 at 2:24 PM

Subhanalloh...

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ASRAMANYA MANUSIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger